News Ticker

Gusti Muhammad Hatta, dari Universitas Lambung Mangkurat ke Kursi Menteri

Gusti Muhammad Hatta, dari Universitas Lambung Mangkurat ke Kursi Menteri
Sumber:  https://otomotif.tempo.co/

Quipperian, Universitas Lambung Mangkurat telah menghasilkan para mahasiswa yang berhasil meraup banyak prestasi di kancah nasional dan internasional. Kampus yang berdiri sejak 1958 ini menjadi tempat belajar dan mengabdi bagi tokoh nasional.

Konon, tokoh yang satu ini dicap sebagai salah satu punggawa yang membawa nama Universitas Lambung Mangkurat harum di mata publik secara luas. Ketekunan dan pengabdiannya mengantarkan tokoh asli Banjarmasin ini menduduki jabatan penting dalam jajaran pemerintahan di negeri ini.

Profil Gusti Muhammad Hatta

Gusti Muhammad Hatta, begitulah ia dikenal oleh publik sebagai sosok yang sederhana dan tidak banyak terlibat dalam hingar-bingar politik tanah air. Sosoknya tidak terlalu tinggi, pembawaannya kalem, tetapi selalu menunjukkan sikap bersahaja dan menonjolkan kualitas dirinya sebagai seorang akademisi.

Pria kelahiran 1 September 1952 ini tidak pernah menyangka bahwa pada tahun 2009 ia ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Posisi pimpinan Kementerian Lingkungan Hidup itu ia dapatkan karena jejak profesionalnya yang sangat baik dan pengabdiannya yang tulus kepada almamaternya, yakni Universitas Lambung Mangkurat.

Alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat

Pada tahun 1979 ia menamatkan kuliahnya di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat dengan menyandang gelar insinyur di bidang kehutanan. Saat itu, Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat yang berada di kampus Banjarmasin masih berafiliasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) sebelum akhirnya berdiri sendiri. Setelah lulus, ia merasa terpanggil untuk mengabdikan diri sebagai pengajar di fakultas tempat ia belajar. Ia meniti karier yang sangat cemerlang sebagai dosen di Universitas Lambung Mangkurat.

Atas prestasi dan dedikasinya, Gusti beberapa kali dipercaya menduduki jabatan strategis di kampunya, di antaranya adalah Ketua Program Studi Silvikultur pada 1981, Pembantu Dekan I Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat pada 1983, Wakil Ketua Pusat Studi Lingkungan Hidup pada 1993, dan pada tahun 2003 ia ditunjuk menjadi Ketua Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat.

Amanah yang ia terima tidak berhenti di situ. Jabatan yang lebih tinggi ia dapatkan pada tahun 2006 ketika ia dilantik sebagai Pembantu Rektor Universitas Lambung Mangkurat bidang akademik. Rupanya, pria yang juga sangat menyukai soto Banjar ini menorehkan jejak jabatannya pada tingkatan yang jauh lebih tinggi lagi, yaitu sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada tahun 2009. Ia dilantik oleh Presiden SBY yang saat itu memasuki masa pemerintahannya jilid kedua.

Latar Belakang Keluarga

Gusti lahir di keluarga yang sangat sederhana dan jauh dari kehidupan mewah. Namun, kondisi tersebut sama sekali bukan menjadi penghalang bagi Gusti untuk terus meraih impiannya. Ia berusaha keras agar dirinya menjadi orang yang baik dan mampu membawa manfaat bagi sekitarnya. Cita-cita Gusti itu didorong oleh nasihat yang disampaikan oleh ibunya kepada dirinya bahwa di mana pun ia berada harus bisa membawa manfaat bagi orang-orang di sekelilingnya. Anak keenam dari tujuh (7) bersaudara ini terus memegang nasihat ibunya itu sampai ia sendiri berhasil mencapai posisi yang tinggi dalam pemerintahan.

Semasa kecil, Gusti menghabiskan waktunya sebagaimana anak-anak kecil pada umumnya. Ia bermain di sawah, mencari ular, bahkan suka memainkan ular yang ia dapatkan. Masa kecilnya erat dengan alam. Ini yang memupuk kecintaannya terhadap alam. Keprihatinan ia rasakan ketika ia menyaksikan banyak sekali fenomena kerusakan alam akibat ulah tangan manusia yang tidak peduli terhadap alam. Sedari muda ia sudah berpikir apabila alam terus rusak, maka kehidupan manusia itu sendiri juga akan terancam.

Dengan tekadnya untuk turut terlibat dalam perbaikan alam, ia memutuskan berkuliah di Universitas Lambung Mangkurat dengan mengambil jurusan Kehutanan. Ia ingin suatu saat nanti tidak ada lagi kerusakan alam yang mendera Indonesia, terlebih kampung halamannya di Kalimantan yang masih kental dengan suasana alam perhutanan. Ternyata, Tuhan menjawab cita-cita Gusti itu dengan menjadikannya sebagai menteri yang membidangi urusan alam, yakni Menteri Lingkungan Hidup.

Karier Politik

Pada tahun 2011, ketika Presiden SBY merombak kabinetnya, ia tetap berada di jajaran menteri tapi dengan posisi yang berbeda. Kali itu, ia mendapatkan kepercayaan baru sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek). Jabatan ini juga sangat cocok diemban oleh Gusti karena sepak terjangnya yang terbukti cemerlang sebagai akademisi di Universitas Lambung Mangkurat. Kariernya sebagai akademisi mencapai puncak pada tahun 2008 ketika ia mendapatkan jabatan Guru Besar dan dilantik menjadi Profesor bidang ilmu kehutanan.

Rekam jejak inilah yang barangkali membuat Presiden SBY merasa tidak dapat melepaskan Gusti dari pemerintahannya dan memercayainya untuk menjabat sebagai Menristek. Kendati karier Gusti relatif sangat lancar, bukan berarti ia tidak pernah mengalami kegagalan.

Pada 2011 lalu ia mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat. Namun, ia gagal meraih jabatan tersebut setalah rivalnya memenangi proses pemilihan rektor. Ia tidak patah arang dan terbukti akhirnya bisa menduduki kursi menteri.

Quipperian, itulah sosok tokoh nasional yang lahir dari kampus Universitas Lambung Mangkurat. Sebagai kampus yang berada di deretan favorit, Universitas Lambung Mangkurat telah membuktikan bahwa kualitasnya berhasil mengantarkan Gusti Muhammad Hatta menjadi menteri. Universitas Lambung Mangkurat tidak lagi diragukan dalam hal pendidikan dan pengembangan riset.

Fasilitas dan semangat perkuliahan di sini ditujukan semata-mata untuk mewujudkan kontribusinya sebagai pusat riset ilmiah unggulan di Indonesia, terutama di bidang lahan basah. Dari bidang tersebut, telah besar nama Gusti sebagai tokoh yang profesional dan teruji kualitasnya. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memilih Universitas Lambung Mangkurat. Di kampus yang berdiri di Pulau Borneo ini, masa depan cerahmu akan bisa digapai dengan cemerlang. Mulai sekarang, jadikan Universitas Lambung Mangkurat sebagai kampus pilihanmu. Selamat berjuang! 

Penulis: Robi Setyanegara

Referensi:

http://nasional.kompas.com/read/2009/10/21/23422445/hatta.langsung.dipeluk.istrinya

http://www.menlh.go.id/prof-dr-ir-h-gusti-muhammad-hatta-ms/

http://techno.okezone.com/read/2014/05/02/56/979114/cerita-menristek-gusti-muhammad-hatta-dengan-kesederhanaannya

http://pulaubanuabanjar.com/index.php/tulisan/baca/125/Gusti-Muhammad-Hatta-Professor-Unlam-Nang-Jadi-Menteri

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*