Simak Panduan Lengkap Kisi-Kisi Tes SBMPTN 2018 untuk Kuliah Nanti!

Simak Panduan Lengkap Kisi-Kisi Tes SBMPTN 2018 untuk Kuliah Nanti!

Quipperian, udah mau masuk universitas aja nih. Jadi, kampus mana yang jadi pilihanmu? Jika PTN, maka kamu tentu harus menghadapi SBMPTN. Agar lulus ke perguruan tinggi impiannmu, maka kamu harus bisa mencapai passing grade yang telah ditentukan masing-masing program studi di dalam kampus.

Jadi, kamu harus menjawab setiap soal dalam SBMPTN dengan benar untuk mencapai passing grade yang tinggi. Untuk itulah, kamu harus tahu dulu apa yang akan kamu hadapi nanti. Seperti apa SBMPTN itu? Simak kisi-kisi tes SBMPTN berikut ini.

Tes Potensi Akademik (TPA)

TPA berperan 50% dalam menentukan kelulusan kamu di SBMPTN 2016. Soal TPA biasanya berkisar seputar Antonim, Sinonim, Perumpamaan, Persamaan, Deret, Aljabar, Soal cerita, Peluang. Soal TPA akan mengukur kecerdasan kamu dalam menggunakan logika dan penalaran.

Jadi, cara yang sangat disarankan dalam pengerjaannya adalah dengan benar-benar menghitung dan menganalisis. Sebab apabila kamu salah, maka poinmu akan dikurangi -1. Sedangkan apabila kamu benar, maka kamu akan mendapatkan tambahan +4 poin. Jadi kalau kamu tidak benar-benar yakin dengan jawabanmu, mending tidak usah diisi. Dalam Quipper video, kamu akan menemukan banyak contoh mengenai soal TPA.

Soal SBMPTN TPA itu Gampang! Nggak Percaya? Ini Buktinya!

Tes Kemampuan Dasar (TKD)

Sedangkan TKD berperan sebanyak 30% untuk menentukan kelulusan kamu di SBMPTN 2016. Soal TKD ini berbentuk ujian mata pelajaran pokok seperti biasa seperti Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

Dan, seperti halnya TPA, ketika mengerjakan soal TKD ada baiknya kamu benar-benar mengerjakannya sesuai dengan pengetahuanmu karena apabila kamu benar, maka kamu akan mendapatkan tambahan +4 poin.

Sedangkan apabila kamu salah, maka poinmu akan dikurangi -1. Belajar lagi di rumah soal – soal yang kamu dapatkan semasa sekolah. Quipper Video dengan materi – materi yang disusun secara komprehensif bisa membantu belajarmu. Caranya juga mudah, kamu tinggal Sign Up dari rumah.

Tes Bidang Studi Saintek (IPA)

Saintek adalah tes yang akan kamu hadapi jika kamu berniat menempuh seleksi program studi yang masuk ke kategori IPA seperti Pendidikan Dokter, Teknik Elektro, Farmasi, Teknik Kimia, Ilmu Komputer, Teknik Mesin, Pendidikan Dokter Gigi, Arsitektur, dan lain – lain. Maka, kamu akan diuji dengan serangkaian soal Kimia, Fisika, dan Biologi. Tes Bidang Studi menunjang kelulusanmu sebesar 20%. Ketentuan benar salahnya juga masih sama dengan tes lainnya.

Tes Bidang Studi Soshum (IPS)

Jika kelompok IPA harus mengikuti ujian Saintek, maka IPS harus menghadapi tes bidang studi Soshum. Yaitu tes yang akan kamu hadapi jika kamu berniat menempuh seleksi program studi yang masuk ke kategori IPS seperti Akuntansi, Ilmu Hubungan Internasional, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum, Ilmu Administrasi Niaga, Kriminologi, Arkeologi, dan lain sebagainya.

Tes Bidang Studi ini menunjang kelulusanmu sebesar 20%. Ketentuan benar salahnya juga masih sama dengan tes lainnya. Materi tes yang akan diujikan adalah Sejarah, Geografi, Sosiologi, dan lainya. Jadi buka lagi buku-bukumu untuk belajar materi ini. Bobot sebesar 20% menjamin kelulusan dan ketentuan benar salahnya juga masih sama dengan tes lainnya.

Tes Bidang Gabungan Saintek Soshum (IPC)

Tes ini bakal kamu tempuh jika kamu menulis dua program studi dengan kategori yang berbeda seperti contoh, pilihan pertama kamu mengambil jurusan IPA sedangkan pilihan kedua kamu mengambil pilihan IPS.

Jadi, kamu akan mengikuti seleksi IPC dimana yang diujikan secara praktis pasti akan lebih berat karena bukan hanya kamu harus menguasai IPA, kamu juga harus menguasai IPS secara keseluruhan. Apalagi karena soal akan menjadi satu paket. Bobot sebesar 20% menjamin kelulusan dan ketentuan benar salahnya juga masih sama dengan tes lainnya.

Tes Keterampilan

Jika kamu tidak memilih IPA atau IPS, melainkan memilih untuk melanjutkan di program –  program studi yang berkaitan dengan keterampilan khusus seperti Olahraga dan Sastra atau Seni, seperti Seni Rupa, Seni Pertunjukan, Tari, Karawitan, Televisi, Fotografi, maka kamu harus mengikuti seleksi tambahan berupa tes keterampilan, yang berupa tes fisik, dan untuk proses ini biasanya kamu juga harus membayar uang tes, kemudain jadwal akan diumumkan biasanya sehari setelah tes tertulis.

Persiapkan Diri dan Berlatih Agar Dapat Lulus Uji Keterampilan Seni Rupa SBMPTN

Nah, bobot tes ini bisa mencapai 50%, tetapi tes ini hanya khusus ditujukan untuk program studi tertentu saja, tidak menyeluruh.

Penulis: Sritopia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*