News Ticker

Ini Dia 5 Tokoh Penting dalam Kemerdekaan RI, Kamu Tahu?

Ini Dia 5 Tokoh Penting dalam Kemerdekaan RI, Kamu Tahu?

Indonesia Raya, merdeka, merdeka…

Tanahku, negeriku, yang kucinta…

Indonesia Raya, merdeka, merdeka…

Hiduplah Indonesia Raya…

Quipperian, itulah sepenggal lirik dari lagu kebangsaan kita yang sangat keren, yakni Indonesia Raya karangan W.R. Soepratman. Pada tahun 17 Agustus 2017 ini, kita kembali merayakan Kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Tak terasa, sudah 72 tahun silam para pahlawan kita menyatakan Proklamasi Indonesia, sebuah momen di mana pada akhirnya Indonesia mendeklarasikan diri untuk terbebas dari penjajah.

Nah, Quipperian, berkat tekad dan kemauan keras para pahlawan Indonesia untuk memerdekakan Indonesia saat itulah maka kita semua bisa ada di sini, menikmati kebebasan seorang manusia. Tentunya ada banyak sekali tokoh-tokoh yang berperan penting dalam momen Kemerdekaan Indonesia. Supaya kalian yang anak milenial tetap membara semangat kemerdekaannya, yuk simak dulu artikel Quipper Video Blog di bawah ini tentang tokoh-tokoh penting yang ada dalam proses Kemerdekaan RI.

1. Ir. Soekarno

Tentu tokoh yang satu ini nggak mungkin kelewatan dong ya, Quipperian. Gimana nggak, Soekarno atau yang lahir dengan nama Koesno Sosrodihardjo ini merupakan politikus dan aktivis yang paling gencar membela Indonesia di zaman penjajahan dulu.

Saking populernya, nama Soekarno bahkan sampai dikenal keluar negeri, lo. Banyak negara-negara luar yang menggunakan nama Soekarno sebagai nama tempat bersejarah. Misalnya di Russia nama Soekarno dijadikan nama masjid, sedangkan di Moroko nama Soekarno dijadikan nama jalan.

Selain itu, Soekarno juga menjadi sosok yang berpengaruh di mata dunia, terbukti dari beberapa gelar Doktor Honoris Causa yang didapatkannya baik dari universitas dalam maupun luar negeri. Beliau pun sudah 2x jadi cover majalah Time, lo. Keren, ya?

Sosok Soekarno menjadi salah satu tokoh paling penting dalam Kemerdekaan RI karena Beliau lah yang menjadi Proklamator RI pada 17 Agustus 1945 silam. Beliau juga menjadi penggagas dasar negara kita, yakni Pancasila.

2. Mohammad Hatta

Di mana ada Soekarno, di situ ada Hatta. Mungkin kata-kata inilah yang tepat untuk menggambarkan duel politikus ini. Buktinya, saat ini bandara Jakarta juga dinamai dengan nama Soekarno-Hatta.

Pada masanya, Hatta dan Soekarno menjadi pasangan politik dengan pemikiran yang sama, yakni ingin membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan. Maka tidak heran saat RI sudah menyatakan Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Hatta ditunjuk menjadi Wakil Presiden, mendampingi Soekarno sebagai Presiden.

Dibalik kisah-kisah politiknya dengan Soekarno, ternyata ada banyak fakta unik yang mungkin belum kamu tahu tentang Hatta, lo, Quipperian. Tahukah kamu bahwa ternyata Hatta adalah pecinta kucing?

Beliau juga sangat suka membaca buku alias bookworm. Sampai-sampai, saat menikahi istrinya saja Hatta menjadikan buku filsafat karangannya sendiri sebagai mas kawin.

3. Sayuti Melik

Nah, kalau tokoh yang satu ini kalian juga pasti tahu kan, Quipperian? Sayuti Melik pada masanya dikenal sebagai politikus dan wartawan. Menjelang Kemerdekaan RI, Sayuti Melik tergabung dalam kelompok Menteng 31, yakni kelompok anak-anak muda yang menculik Soekarno dan Hatta pada 16 Agustus 1945 ke Rengasdengklok.

Sayuti dan kawannya menculik Soekarno Hatta malam 16 Agustus karena hendak mendesak agar RI segera memproklamirkan kemerdekannya. Akhirnya, naskah Proklamasi pun ditulis malam itu juga.

Saat penulisan naskah, Sayuti bertugas sebagai pengetik Naskah Proklamasi. Beliau juga memberi masukan pada Bung Karno untuk mengganti kalimat “wakil-wakil bangsa Indonesia” pada teks proklamasi menjadi “Atas nama Bangsa Indonesia.”

Semasa hidupnya, Sayuti Melik mendapatkan banyak penghargaan karena pengalamannya di dunia jurnalistik dan politik. Diantaranya penghargaan Bintang Mahaputra tingkat V dari Presiden Soekarno dan beberapa penghargaan di bidang jurnalistik dari PWI atau Persatuan Wartawan Indonesia.

4. Achmad Soebardjo

Eits, jangan lupakan Achmad Soebardjo, ya. Beliau juga merupakan salah satu penyusun naskah proklamasi selain Soekarno dan Hatta. Saat anak-anak muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok 16 Agustus malam, Achmad Soebardjo dari golongan tua dan Wikana dari golongan muda berunding di Jakarta.

Achmad Soebardjo merupakan sosok bijaksana yang yakin bahwa Indonesia memang benar harus memproklamirkan kemerdekaannya tetapi tidak menuruti keinginan anak-anak muda yang terlalu buru-buru.

Profesor Mr. Achmad Soebardjo menjadi Menteri Luar Negeri RI pertama.

5. Fatmawati

Jangan lupakan juga tokoh perempuan hebat yang satu ini ya, Quipperian. Fatmawati yang notabene adalah istri Soekarno juga merupakan salah satu tokoh pahlawan yang berjasa pada masa-masa Kemerdekaan RI.

Beliau merupakan penjahit bendera merah putih, lambang kemerdekaan dan jati diri bangsa Indonesia. Tanpa bendera, tentu saja momen Proklamasi Kemerdekaan tidak akan berjalan dengan sempurna.

Atas pengabdiannya terhadap negara, Ibu Fatmawati diberi gelar Pahlawan Nasional pada 4 November 2000. Namanya juga banyak digunakan sebagai nama jalan dan nama rumah sakit. Bahkan, di kota kelahirannya Bengkulu nama Fatmawati dijadikan sebagai nama bandara, menggantikan nama bandara sebelumnya yang bernama Bandara Padang Kemiling.

Penulis: Serenata Rosalia 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*